Albania memastikan untuk memindahkan tempat laga laga kualifikasi Grup G Piala Dunia 2018 kontra Israel dengan alasan keamanan. Albania mewaspadai potensi serangan dari pihak militan ISIS, seperti diinformasikan Reuters, Selasa (8/11). Laga akan digelar di Elbasan Arena, dekat Ibu Kota Tirana dari sebelumnya di Stadion Loro Borici, sebelah utara Kota Shkoder. Ini sesudah pihak keamanan setempat menangkap empat orang yang berpotensi memunculkan kekacauan dalam sepak bola online.
Israel Radio menceritakan sebelumnya bahwa pasukan keamanan Albania setidaknya melaksanakan empat penangkapan dan bahwa mendetail keamanan yang selalu berhubungan dengan timnas Israel di luar negeri akan ditingkatkan. Media Albania mengutip seorang jaksa yang berkata bahwa empat tersangka dibendung, sesudah para petugas keamanan memeriksa berita yang diberikan agen rahasia Israel. Pada sesi pengadilan tertutup, para tersangka menolak tuduhan sudah melaksanakan kekeliruan dan mengatakan mereka dihukum hanya karena mereka menganut agama Islam, demikian kutipan pernyataan jaksa.
Menteri dalam negeri Albania menolak mengomentari penangkapan-penangkapan itu. Seorang nara sumber yang dekat dengan problem ini berkata terhadap Reuters, "Agenda mereka bukan menyerang para pemain Israel atau member staf pendukung mereka secara segera, tapi memunculkan kekacauan di tribun penonton." Sejumlah surat berita melaporkan bahwa para tersangka mempunyai kaitan dengan grup yang dibendung di Kosovo pada Sabtu, dengan dakwaan merencanakan serangan-serangan di Balkan dan memperoleh perintah dari para militan di Suriah.
Harian terbesar di Albania, Panorama, melaporkan bahwa agen rahasia Israel dan Albania meyakini empat orang di antaranya berupaya untuk mengamankan alat-alat ledakan dan memasukkannya ke stadion sepak bola di Shkoder. Media Albania berkata bahwa agen rahasia Albania sudah memonitor panggilan-panggilan telepon mencurigakan yang dijalankan oleh para member ISIS di Suriah.
"Menyusul permintaan Federasi Sepak Bola Albania terhadap FIFA untuk memindahkan tempat laga melawan Israel dari Shkoder karena pertimbangan-pertimbangan keamanan, FIFA memutuskannya (bisa dipindah).. dan Federasi Sepak Bola Israel membolehkannya," demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Israel.
Albania dan Israel menghuni peringkat ketiga dan keempat di Grup G, dan keduanya mengoleksi enam angka dari tiga laga. Spanyol memuncaki klasemen grup dengan tujuh angka, mengungguli Italia, yang juga mempunyai tujuh angka. Pelatih Albania Gianni De Biasi memperhatikan Israel sebagai regu utama untuk ditumbangkan apabila Albania berharap mengamankan peringkat ketiga di grup, di mana dia yakin timnya tidak sanggup menandingi Spanyol dan Italia.
Israel Radio menceritakan sebelumnya bahwa pasukan keamanan Albania setidaknya melaksanakan empat penangkapan dan bahwa mendetail keamanan yang selalu berhubungan dengan timnas Israel di luar negeri akan ditingkatkan. Media Albania mengutip seorang jaksa yang berkata bahwa empat tersangka dibendung, sesudah para petugas keamanan memeriksa berita yang diberikan agen rahasia Israel. Pada sesi pengadilan tertutup, para tersangka menolak tuduhan sudah melaksanakan kekeliruan dan mengatakan mereka dihukum hanya karena mereka menganut agama Islam, demikian kutipan pernyataan jaksa.
Menteri dalam negeri Albania menolak mengomentari penangkapan-penangkapan itu. Seorang nara sumber yang dekat dengan problem ini berkata terhadap Reuters, "Agenda mereka bukan menyerang para pemain Israel atau member staf pendukung mereka secara segera, tapi memunculkan kekacauan di tribun penonton." Sejumlah surat berita melaporkan bahwa para tersangka mempunyai kaitan dengan grup yang dibendung di Kosovo pada Sabtu, dengan dakwaan merencanakan serangan-serangan di Balkan dan memperoleh perintah dari para militan di Suriah.
Harian terbesar di Albania, Panorama, melaporkan bahwa agen rahasia Israel dan Albania meyakini empat orang di antaranya berupaya untuk mengamankan alat-alat ledakan dan memasukkannya ke stadion sepak bola di Shkoder. Media Albania berkata bahwa agen rahasia Albania sudah memonitor panggilan-panggilan telepon mencurigakan yang dijalankan oleh para member ISIS di Suriah.
"Menyusul permintaan Federasi Sepak Bola Albania terhadap FIFA untuk memindahkan tempat laga melawan Israel dari Shkoder karena pertimbangan-pertimbangan keamanan, FIFA memutuskannya (bisa dipindah).. dan Federasi Sepak Bola Israel membolehkannya," demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Israel.
Albania dan Israel menghuni peringkat ketiga dan keempat di Grup G, dan keduanya mengoleksi enam angka dari tiga laga. Spanyol memuncaki klasemen grup dengan tujuh angka, mengungguli Italia, yang juga mempunyai tujuh angka. Pelatih Albania Gianni De Biasi memperhatikan Israel sebagai regu utama untuk ditumbangkan apabila Albania berharap mengamankan peringkat ketiga di grup, di mana dia yakin timnya tidak sanggup menandingi Spanyol dan Italia.

Komentar
Posting Komentar