Dalam wacana berita bola online kami kali ini di informasikan bahwa ada ribuan warga Palembang ikut serta menyaksikan acara countdown atau hitung mundur satu tahun memasuki Asian Games XVIII tahun 2018 di Plaza Benteng Kuto Besak, Jumat malam. Acara itu menunjukkan sejumlah pekerja seni Ibu Kota. Lazim yang tampil menghibur di acara hitung mundur Asian Games di antaranya Far East Movement, Rizky Febian, Denada dan Judika. Kemudian tidak berharap ketinggalan pekerja seni lokal juga menunjukkan tari kreasi "tenun songket" yang memunculkan kekhasan kebiasaan daerah Sumatera Selatan. Dan ikuti juga wacana sepak bola online kami lainnya yaa.
Acara yang mengusung tema "Energy of Asia" seperti semangat yang digaungkan Asian Games Indonesia ini diselenggarakan persis di pinggir Sungai Musi dengan panorama segera mengarah ke Jembatan Ampera. Perhelatan countdown dilaksanakan untuk membuktikan satu tahun memasuki bergulirnya pesta olahraga se-Asia yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang. Hingga ini yaitu kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games setelah 1962. Para tetamu VIP ditempatkan di sebuah kapal yang didesain bak kapal raja-raja Sriwijaya.
Acara countdown di Palembang dihadiri juga oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Wali Kota Palembang Harnojoyo, Kapolda Sumsel Irjen Agung Regu Maryoto, serta Wakil Ketua Regu Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang. Alex Noerdin dalam sambutannya mengajak warga Palembang untuk menyukseskan Asian Games sebab kancah ini yaitu kancah bergengsi olahraga dari 45 negara di Asia. "Sumatera Selatan telah beres-beres sejak dua tahun ini, dan usaha ini tidak akan ada artinya tanpa bantuan dari warga Palembang. Mari kita sukseskan Asian Games," kata Alex.
Acara ini malahan ditutup dengan penampilan Judika yang menyanyikan lagu "Awalnya Mulanya Jadi Miliki" yang disambung dengan pesta kembang api. Sebanyak 300 drone diterbangkan pada malam hitung mundur Asian Games 2018 di Selain Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Jumat (18/8). Pertunjukan spektakuler itu menyusun bermacam-macam formasi menawan penuh warna tepat di sisi tugu Monas. Walaupun, sekumpulan drone yang beterbangan selama sekitar enam menit itu menyala bergantian dalam kerlap-kerlip warna biru, hijau, putih, dan merah.
Acara yang mengusung tema "Energy of Asia" seperti semangat yang digaungkan Asian Games Indonesia ini diselenggarakan persis di pinggir Sungai Musi dengan panorama segera mengarah ke Jembatan Ampera. Perhelatan countdown dilaksanakan untuk membuktikan satu tahun memasuki bergulirnya pesta olahraga se-Asia yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang. Hingga ini yaitu kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games setelah 1962. Para tetamu VIP ditempatkan di sebuah kapal yang didesain bak kapal raja-raja Sriwijaya.
Acara countdown di Palembang dihadiri juga oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Wali Kota Palembang Harnojoyo, Kapolda Sumsel Irjen Agung Regu Maryoto, serta Wakil Ketua Regu Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang. Alex Noerdin dalam sambutannya mengajak warga Palembang untuk menyukseskan Asian Games sebab kancah ini yaitu kancah bergengsi olahraga dari 45 negara di Asia. "Sumatera Selatan telah beres-beres sejak dua tahun ini, dan usaha ini tidak akan ada artinya tanpa bantuan dari warga Palembang. Mari kita sukseskan Asian Games," kata Alex.
Acara ini malahan ditutup dengan penampilan Judika yang menyanyikan lagu "Awalnya Mulanya Jadi Miliki" yang disambung dengan pesta kembang api. Sebanyak 300 drone diterbangkan pada malam hitung mundur Asian Games 2018 di Selain Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Jumat (18/8). Pertunjukan spektakuler itu menyusun bermacam-macam formasi menawan penuh warna tepat di sisi tugu Monas. Walaupun, sekumpulan drone yang beterbangan selama sekitar enam menit itu menyala bergantian dalam kerlap-kerlip warna biru, hijau, putih, dan merah.

Komentar
Posting Komentar