Pada kesempatan kali ini kami informasikan dalam artikel seputar wacana berita bola Indonesia online kepada kalian semua pembaca terpercaya kami, bahwa energi tarik pelatih Rahmad Darmawan tak ditentang Adam Alis menjadi penyebab dirinya berkeinginan berlabuh di Sriwijaya FC untuk musim kompetisi 2018. Adam yang diwawancarai seusai latihan perdana bersama tim barunya di Palembang, Senin (4/12) sore, mengatakan, dia mempunyai kemauan besar di bawah asuhan Rahmad. "Salah satu alasannya sebab pelatihnya Rahmad Darmawan. Ketika ditawari aku bahkan langsung beratensi," kata Adam.
Bagi Adam, menjadi kebanggaan tersendiri bisa bergabung dalam skuat Laskar Wong Kito untuk musim depan. Apalagi, kata dia, Sriwijaya FC kali ini mempunyai visi dan misi yang jelas untuk menjadi jawara Liga 1. Lantaran itu pula, pemain timnas ini rela meninggalkan klub yang telah membesarkannya merupakan Arema. Serta tidak lupa pula jua untuk kami mengingatkan teman kami semua, sobat football online indonesia dapat mengikuti informasi seputar sepak bola online Indonesia terkini kami setiap harinya, seperti De Bruyne Kecewa Pogba Kena Kartu Merah.
"Sebagai pemain muda aku berkeinginan tantangan dan bermain di klub yang mempunyai visi dan misi yang jelas sehingga aku bisa memaksimalkan kemampuan," ujar pesepak bola 23 tahun ini. Adam bahkan berkeinginan, absensinya dalam skuat Sriwijaya FC bisa memberikan warna baru sesudah pada musim lalu tim ini terperosok pada urutan ke-13 Liga 1. "Aku minta dukungan dari para suporter Sriwijaya FC dan semoga saja aku bisa tampil baik di sini," kata dia. Sriwijaya FC mengusung target tinggi musim ini merupakan masuk tiga besar liga utama.
Sejumlah pemain bintang direkrut, di antaranya mantan bintang Persib, Makan Konate (Mali), Manuchekhr Dzalilov (Tajikistan), Mahamadou Ndiaye (Mali) dan Esteban Vizcarra (Argentina). Pesepak bola Indonesia, Adam Alis Setyano sangat bersyukur dengan karier yang dimilikinya dikala ini. Walaupun pendapatannya tak seperti pemain-pemain profesional di benua Eropa, namun Alis bahagia melaksanakan profesinya sebagai pesepak bola. Ketika ini, Alis tercatat memperkuat Barito Putera pada arena Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Sebelumnya, Alis pernah berseragam salah satu klub Bahrain, East Riffa.
Bagi Adam, menjadi kebanggaan tersendiri bisa bergabung dalam skuat Laskar Wong Kito untuk musim depan. Apalagi, kata dia, Sriwijaya FC kali ini mempunyai visi dan misi yang jelas untuk menjadi jawara Liga 1. Lantaran itu pula, pemain timnas ini rela meninggalkan klub yang telah membesarkannya merupakan Arema. Serta tidak lupa pula jua untuk kami mengingatkan teman kami semua, sobat football online indonesia dapat mengikuti informasi seputar sepak bola online Indonesia terkini kami setiap harinya, seperti De Bruyne Kecewa Pogba Kena Kartu Merah.
"Sebagai pemain muda aku berkeinginan tantangan dan bermain di klub yang mempunyai visi dan misi yang jelas sehingga aku bisa memaksimalkan kemampuan," ujar pesepak bola 23 tahun ini. Adam bahkan berkeinginan, absensinya dalam skuat Sriwijaya FC bisa memberikan warna baru sesudah pada musim lalu tim ini terperosok pada urutan ke-13 Liga 1. "Aku minta dukungan dari para suporter Sriwijaya FC dan semoga saja aku bisa tampil baik di sini," kata dia. Sriwijaya FC mengusung target tinggi musim ini merupakan masuk tiga besar liga utama.
Sejumlah pemain bintang direkrut, di antaranya mantan bintang Persib, Makan Konate (Mali), Manuchekhr Dzalilov (Tajikistan), Mahamadou Ndiaye (Mali) dan Esteban Vizcarra (Argentina). Pesepak bola Indonesia, Adam Alis Setyano sangat bersyukur dengan karier yang dimilikinya dikala ini. Walaupun pendapatannya tak seperti pemain-pemain profesional di benua Eropa, namun Alis bahagia melaksanakan profesinya sebagai pesepak bola. Ketika ini, Alis tercatat memperkuat Barito Putera pada arena Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Sebelumnya, Alis pernah berseragam salah satu klub Bahrain, East Riffa.

Komentar
Posting Komentar